Ekonomi Kelas X Semester 2


BAB 4: Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi
A.    Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mencapai kemakmuran.
Jenis-Jenis Kebutuhan:
1. Menurut tingkat intensifitas:
-Kebutuhan Primer [Sandang, pangan, papan, pendidikan]
-Kebutuhan Sekunder [TV, Radio, Handphone, kendaraan]
-Kebutuhan Tersier [Mobil, perhiasan, komputer]
2. Menurut sifat:
-Kebutuhan Jasmani [Badan/Tubuh/Raga]
-Kebutuhan Rohani [Jiwa/Spiritual]
3. Menurut subyek yang membutuhkan:
-Kebutuhan individual [Sandang, pangan, papan, buku, alat tulis, seragam sekolah, dll]
-Kebutuhan umum [Jalan raya, kerja bakti, kerja sosial, dll]
4. Menurut waktu:
-Kebutuhan sekarang [Transport, makanan, minuman, dll]
-Kebutuhan yang akan datang [Kuliah, bekerja]
Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan:
1. Peradaban [Internet, Handphone, USB, salam, tegur-sapa, 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)
2. Lingkungan [Transportasi, pakaian]
3. Adat-istiadat [Ritual agama, Syawalan]
4. Agama [Haji, Natal, Nyepi]
Latihan Soal!
Jelaskan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan!
Jawaban:
Kebutuhan: Suatu hal yang apabila tidak terpenuhi akan mengganggu kelangsungan/kesejahteraan hidup manusia.
Keinginan: Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun bila tidak terpenuhitidak akan mengganggu kelangsungan hidupnya, karena sifatnya tidak mendesak.

B.     Kelangkaan adalah kondisi dimana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan kebutuhan kita.
-Kelangkaan Sumber Daya/Faktor Produksi, yaitu:
a.       Tanah, merupakan faktor produksi yang terpenting. Terdiri atas: Tenaga penumbuh dari tanah, tenaga air, ikan dan mineral, tanah yang di atasnya didirikan bangunan, serta iklim, cuaca, curah hujan, dan angin.
b.      Tenaga kerja, mencakup kemampuan fisik dan mental yang dimiliki manusia dan memiliki keterbatasan baik dari segi fisik maupun jumlahnya.
c.       Modal/Kapital adalah semua jenis barang yang digunakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan produksi barang-barang lain.
d.      Entrepreneurship, pengusaha memiliki jumlah yang terbatas. Faktr pengusaha sangat penting karena berperan dalam memadukan faktor produksi lain sehingga barang dan jasa dapat dihasilkan.
-Keinginan manusia yang tidak terbatas
      Pada dasarnya, keinginan manusia tidak terbatas, sedangkan kebutuhannya terbatas. Hal ini disebabkan karena:
a.       Sifat alami manusia
b.      Tingkat pendapatan
c.       Lingkungan alam
d.      Lingkungan sosial
e.       Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi
f.       Akulturasi kebudayaan
g.      Perdagangan Internasional
-Menentukan pilihan dari berbagai alternatif
      Kenyataan bahwa sumber daya yang tersedia amat terbatas, hal tersebut memaksa setiap individu untuk tunduk pada Hukum Kelangkaan [The Law of Scarcity]. Artinya, individu tidak bisa memperoleh sesuatu secara gratis, namun harus diperoleh melalui pengorbanan. Dengan kata lain, barang-barang yang langka memerlukan biaya untuk memperolehnya.
Pemilihan alternatif bertujuan untuk memenuhi kebutuhan agar tercapai kepuasan maksimum, yaitu suatu keadaan yang dirasakan oleh seseorang sehubungan dengan telah terpenuhinya kebutuhan sehingga mencapai tingkat kepuasan tertinggi dari berbagai alternatif pilihan kebutuhan dengan sarana pemuas kebutuhan yang dimiliki.
-Penyebab kelangkaan kebutuhan dan sumber daya:
1.Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam
2. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia
3.  Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya yang ada
4.  Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan
Akibatnya: Manusia membuat pilihan (skala prioritas / urutan yang diutamakan)
C.    Kurva Kemungkinan Produksi dan Biaya Peluang
Kurva kemungkinan produksi: Menjelaskan bahwa dalam penggunaan sumber daya tertentu kita harus mengurangi produksi barang yang lain
Biaya peluang (Opportunity Cost): Nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena memilih alternatif kegiatan (biaya ini masih dalam pemikiran)
Ciri-cirinya : biaya yang akan datang dan biaya yang berbeda dalam pengambilan keputusan.
-          Biaya sehari-hari: Muncul dari kegiatan apa yang dilakukan sehari-hari.
-          Opportunity cost = biaya peluang/biaya kesempatan.
Contoh: Saya setiap hari naik bus Prayogo, PP: Sebesar Rp 3.000,00. Suatu hari teman saya mengantar dengan motor sampai di rumah, PP: Keputusan pilih bonceng saja. Berapakah biaya peluangnya?
Jawab: Rp 3.000,00.
D.    Masalah Ekonomi Modern
·         Apa dan Berapa yang Diproduksi?
Masyarakat harus menentukan jenis dan jumlah barang serta jasa yang akan diproduksi. Pilihan yang dilakukan masyarakat dipandang dari kebutuhan, dari yang menguntungkan hingga memberi manfaat yang paling besar.
·         Bagaimana Cara Memproduksi?
Hal tersebut menyangkut teknik produksi yang diterapkan dan kemampuan mengombinasikan faktor-faktor produksi atau sumber daya yang ada di dalam proses produksi. Kemajuan dalma bidang ilmu dan teknologi produksi perlu ditingkatkan akibat keterbatasan sumber daya yang tersedia untuk diproduksi.
·         Untuk Siapa Diproduksi?
Hal tersebut menyangkut masalah untuk siapa atau lapisan masyarakat mana yang akan menikmati barang dan jasa yang diproduksi.
Ketiga masalah di atas bersifat fundamental dan saling terkait satu sama lainnya, serta selalu dihadapi oleh setiap negara, baik negara berkembang maupun negara maju sekalipun. Namun, tidak semua perekonomian dapat memecahkan ketiga masalah tersebut denagn cara yang sama.
E.     Masalah Ekonomi Klasik
Ekonomi Klasik diwakili oleh Adam Smith, ia menyebutkan bahwa kekayaan tidak terletak pada emas, melainkan pada barang-barang. Kemakmuran menunjukkan suatu keadaan yang seimbang antara kebutuhan dengan benda pemuas kebutuhan. Proses untuk mencapai kemakmuran suatu masyarakat tidaklah mudah. Hal inilah yang menjadi masalah pokok ekonomi di dalam masyarakat.
Bagi konsumen, yaitu: “Kebutuhan yang tidak terbatas sedangkan alat pemuasnya terbatas, yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi.”
Masalah pokok ekonomi masyarakat:
a.      Masalah Produksi: Barang apa saja yang harus diproduksi
b.      Masalah Distribusi: Dibutuhkan sarana dan prassarana yang memadai agar barang dan jasa sampai pada orang yang tepat
c.       Masalah Konsumsi: Hasil produksi dikonsumsi oleh masyarakat yang tepat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tepat pula
            Sistem Ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau cara-cara yang merupakan satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.
1.      Sistem ekonomi tradisional: Diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun-temurun, meng andalkan alam dan tenaga kerja
2.      Sistem ekonomi komando/terpusat: Peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengen dalikan perekonomian
3.       Sistem ekonomi pasar/liberal/kapitalis: Kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta
4.      Sistem ekonomi campuran: Pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi
Latihan Soal!
1.      Apa sistem ekonomi yang digunakan oleh Indonesia/
2.      Bagaimana penerapan “sistem demokrasi ekonomi”  di Indonesia?
Jawaban:
1.      Indonesia menggunakan sistem ekonomi dinamakan demokrasi ekonomi (pasal 33 UUD 45)
2.      Penerapannya sbb:
     -Usaha Formal meliputi:
            1. Koperasi
            2. BUMN/BUMD
            3. Usaha Swasta
      -Usaha Non Formal meliputi:
1.      Pedagang keliling,
2.      Asongan
3.      Kaki lima
4.      Warung kecil
5.      Lesehan
6.      Angkringan
Latihan Soal!
Jelaskan kebaikan dan keburukan empat sistem ekonomi yang berlaku!
1.      Sistem Ekonomi Tradisional
            (+) murah, tidak memacu adanya kesenjangan
            (-) tidak praktis, tidak sesuai dengan perkembangan zaman
       2.  Sistem Ekonomi Komando:
            (+) a. Kerugian ditanggung bersama
                  b. Tidak terjadi persaingan yang sangat kompetitif
                  c. Perekonomian menjadi lebih stabil
                  d. Terjadi pemerataan pendapatan
             (-)  a. Muncul paham etatisme
                               b. Hak milik perorangan tidak diakui
                   c. Mematikan kreativitas dan inovasi
       3. Sistem Ekonomi Pasar:
            (+) a. Kebebasan semaksimal mungkin bagi yang menjalankan perusahaan
                  b. Laba dinikmati sendiri
                  c. Tidak terjadi paham etatisme
                  d. Mengembangkan kreativitas dan inovasi
             (-) a. Kerugian ditanggung sendiri
                              b. Mengakibatkan persaingan yang sangat kompetitif dan tidak sehat
                              c. Individualisme
4. Sistem Ekonomi Campuran:
             (+) a. Menguntungkan kedua belah pihak  (swasta dan pemerintah)
                               b. Rakyat/swasta boleh menguasai peralatan, vital dikuasai pemerintah
             (-) Rumit (terlalu banyak pemeran)

2 komentar :

About Me

Foto saya
Prodi Ilmu Hukum Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Followers