Tahukah Kamu? Baterai yang Sudah di-Charge Penuh Jika tidak dipakai dalam Waktu Lama Bisa Kosong Kembali


Mengapa baterai tersebut dapat kosong kembali?


Pada semua baterai, terdapat dua keping zat yang kita sebut elektroda. Ada elektroda positif dan elektroda negatif. Ketika kedua keping ini dihubungkan dengan lampu atau alat listrik lainnya, elektron mengalir dari elektroda negatif ke elektroda positif. Aliran elektron ini menyebabkan timbulnya arus listrik yang mampu menyalakan lampu atau membuat alat-alat listrik bekerja.
            Pada keadaan normal—ketika kedua elektroda ini tidak dihubungkan—elektron-elektron masih bisa mengalir melewati zat pemisah di antara kedua elektroda tersebut. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kebocoran dan membuat baterai menjadi kosong kembali. Untuk baterai rechargeable yang elektrodanya terbuat dari logam seperti nikel, cadmium atau metal hidra, laju kebocoran ini jauh lebih cepat. Rata-rata baterai rechargeable kehilangan sekitar 8-20% kemampuannya setiap hari.

0 komentar :

About Me

Foto saya
Prodi Ilmu Hukum Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Followers